Belajar dari Tukang Becak di New York dan Yogyakarta

Posted March 26th, 2012 at 6:47 am (UTC+0)
Leave a comment

Kiriman: Robin, 23 Maret 2012

Menarik ketika melihat salah satu tulisan yang aku temukan di website VOA yangberjudul“Kisah Seorang Penarik Becak di Kota New York”. Ini link berita tersebut : http://www.voanews.com/indonesian/news/Kisah-Seorang-Penarik-Becak-di-Kota-New-York-143601636.html.

Dijelaskan dalam tulisan tersebut bahwa ada seorang penarik becak bernama Frankie Legarreta. Seorang penarik becak yang semula bekerja sebagai pegawai kantor. Ternyata rutinitas pegawai kantor menjadikan ia jenuh dan melarikan kejenuhannya kepada pekerjaan menarik becak. Sebenarnya apa sih yang menarik.

Dalam hatiku, inilah yang menarik dimana di negeri kita (Indonesia) ini sangat bertolak belakang.  Biasanya seseorang mendambakan untuk bekerja sebagai pegawai kantor dan tidak ingin menjadi tukang becak. Tukang becak di Indonesia dianggap sebagai pekerjaan rendahan.

Baca di:  http://zaedkfc.blogspot.com/2012/03/belajar-dari-tukang-becak-di-new-york.html

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *