Walt Disney, Perusahaan Pertama di AS yang Berjanji Tidak Akan Menayangkan Iklan Junk Food

Posted June 19th, 2012 at 6:32 am (UTC+0)
1 comment

Kiriman: Adhistya Febriani, 17 Juni 2012

Munculnya trend fast food dari iklan-iklan pada berbagai media menimbulkan beberapa pengaruh buruk di AS, salah satunya adalah obesitas di linkungan anak-anak. Dalam jumlah konsumsi yang melebihi batas (over nutrition), jenis makanan fast food inilah yang dapat menjadikan makanan tersebut menjadi junk food. Masalah obesitas di AS merupakan masalah yang serius karena pada beberapa kasus kematian terkait dengan masalah obesitas. Menurut saya, inilah salah satu alasan yang melatarbelakangi perusahaan Walt Disney sebagai salah satu perusahaan industri kreatif terbesar di dunia yang menolak iklan junk food.

Seperti salah satu video pada website VOA yang berjudul “Walt Disney Menolak Iklan Junk Food” mengutip pernyataan seorang ibu bahwa dampak dari iklan-iklan junk food di televisi menyebabkan peningkatan konsumsi akan junk food pada anak-anak.

Berdasarkan video diatas, ketika di AS menggalakkan program-program anti junk food, yang mengartikan bahwa di negara AS terjangkit penyakit ‘over nutrition’, ironisnya, saya rasa belum saatnya diterapkan di negara Indonesia untuk mengkampanyekan program tersebut. Janganlah kita berbicara ke masalah junk food dulu. Di Indonesia, masalah pengolahan dan konsumsi makanan bersih saja masih sulit diatasi. Kebanyakan penyakit-penyakit yang menimpa di negeri kita ini diakibatkan karena rendah nya kepedulian masyarakat akan kesehatan dan sanitasi, baik itu sanitasi lingkungan maupan sanitasi pangan.

Baca di http://adhistyafdj.wordpress.com/2012/06/17/walt-disney-perusahaan-pertama-di-as-yang-berjanji-tidak-akan-menayangkan-iklan-junk-food/

One response to “Walt Disney, Perusahaan Pertama di AS yang Berjanji Tidak Akan Menayangkan Iklan Junk Food”

  1. berita says:

    makanan tersebut bisa menimbulkan otak dan sesuatu dalam tubuh bisa rusak dan berpenyakit hindari makanan cepat saji dsbagainya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *