Malaysia Kembali Mengklaim Warisan Kebudayaan Indonesia

Posted June 26th, 2012 at 5:07 am (UTC+0)
Leave a comment

Kiriman: Kokom Komariah, 23 Juni, 2012

Tor-tor merupakan tarian tradisional suku Batak yang diiringi oleh alat musik gondang, seruling dan lain-lain, yang biasa digunakan untuk acara ritual dan berbau mistis yang berhubungan dengan roh leluhur. Para penari zaman dahulu memanggil roh nenek moyang melalui tarian tor-tor dan kemudian dimasukan kedalam patung. Namun dewasa ini tarian tor-tor digunakan untuk acara pernikahan, upacara kematian dan lain – lain.

Lagi, lagi dan lagi ……. kebudayaan Indonesia diklaim kembali oleh Malaysia. Bangsa Malaysia yang serakah atau bangsa Indonesia yang terkesan tak menghargai kebudayaan sendiri?

Membaca salah satu artikel VOA di Facebook tentang “Indonesia akan daftarkan tari Tor Tor ke UNESCO” hari Sabtu, 23 juni 2012,  sungguh hal yang membuat heran. kenapa bartu didaftarkan? kenapa tidak dari sebelumnya semua kebudayaan indonesia atau aset negara didaftarkan ke UNESCO. kenapa ketika terinjak baru bertindak??? sungguh disayangkan karena faktanya pemerintah masih belum bisa belajar dari kejadian – kejadian sebelumnya seperti batik, lagu rasa sayange yang telah lebih awal diklaim oleh malaysia.

Baca di http://kom09cute.blog.com/2012/06/23/malaysia-kembali-mengklaim-warisan-kebudayaan-indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *