Jika Bisa Membuat Sejuk, Kenapa Pilih Panas?

Posted August 6th, 2012 at 7:28 pm (UTC+0)
Leave a comment

Kiriman:  Yuda Pernanda, 6 Agustus 2012

Setelah membaca artikel di website VOA tanggal 27 Juli 2012 yang berjudul Ruang Hijau Rumah Bali Serap 154 Ton CO2/Hari, saya bangga dengan siswa SMU 3 Denpasar yang mengangkat betapa pentingnya fungsi Tebe (ruang hijau di belakang rumah yang biasanya ditanami jenis tanaman seperti pisang, ubi kayu, kelapa, dan berbagai jenis tanaman lainnya) bagi lingkungan perumahan di Bali sebagai penyerap gas buang karbon dioksida (CO2). Yang kita tahu bahwa gas tersebut memicu pemanasan global.
Sudah banyak gerakan menghentikan pemanasan global atau global warming dilakukan,  tema “Save Our Earth”  menjadi pembicaraan yang tak pernah habis dibahas baik di media elektronik dan media cetak. Aksi tersebut juga terus mendapat dukungan dari seluruh penjuru dunia. Pemberian penghargaan sudah diberikan kepada mereka yang dianggap berjasa dalam menghentikan global warming. Lalu kenapa suhu semakin hari semakin panas? siapa yang paling bertanggung jawab atas kejadian ini?

Baca di:  http://yudapernanda.blogspot.com/2012/08/jika-bisa-membuat-sejuk-kenapa-pilih.html

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *