Itu Hanya Film Amatiran…

Posted September 25th, 2012 at 5:50 am (UTC+0)
5 comments

Kiriman: A M Masudi, 23 September 2012 

Andai tidak ada demonstrasi anarkis yang menelan korban jiwa, termasuk yang diyakini menenewaskan duta besar Amerika di Libya, menurut hemat saya, reaksi banyak warga muslim terhadap film ‘Innocence of Muslims’, layak mendapat pujian.

Di beberapa tempat, ungkapan kemarahan memang tidak terbendung, dan aksi protes pun menelan korban dan menimbulkan kerusakan, seperti diberitakan dalam artikel VOA berjudul:  Protes Film anti-Islam Meluas.

Meski demikian, jelas ada banyak suara protes lain yang lebih rasional, bijak, santun, dan lebih elegan, tanpa mengurangi esensi pernyataan ketersinggungan dan kemarahan terhadap film yang merendahkan sosok Nabi Muhammad.

Sejak awal gelombang unjukrasa anti-film ‘Innocence of Muslims’, satu per satu pejabat dan ulama di negara-negara muslim mengecamnya, namun mereka serta-merta juga menekankan bahwa penolakan muslim terhadap percobaan character assassination dengan sasaran Nabi Muhammad tidak bisa menjadi alasan yang menghalalkan tindak kekerasan.

Baca di http://babadt.wordpress.com/2012/09/23/itu-hanya-film-amatiran/

5 responses to “Itu Hanya Film Amatiran…”

  1. Widya Basa says:

    Benar. Umat Islam memang berhak untuk memprotes video sampah seperti Innocence of Muslims, tapi tetap harus bertindak masuk akal dan damai…

  2. A. M. Marjam says:

    Saya setuju dengan penulis blog ini. Seandainya saja semua manusia dari semua suku, ras, agama, dan golongan bisa berpikir dengan jernih dan berkomunikasi dengan cerdas tanpa kekerasan, tentu banyak sekali konflik besar yang bisa dihindarkan.

  3. Bagus Begja says:

    Saya fikir mendiamkan film Innocence of Muslims ini juga ampuh, sebab film amatiran semacam itu kemudian tidak akan mendapat perhatian besar dari publik dunia dan kemudian orang melupakannya. Namun, kalau memang ingin meributkannya, ya seperti gagasan blogger ini: pilih cara-cara yang damai, santun dan rasional.

  4. imam suhenli says:

    Buat apa terprovokasi. Toh itu hanya film amatir. Tidak akan bisa mencemarkan reputasi ageng Nabi Muhammad SAW…ya kan?! Gitu aja kok repot.

  5. M Novi Bachtiar says:

    Islam adalah agama rahmatan lil alamin – rahmat bagi segenap umat manusia, muslim atau bukan. Menurut pendapat saya, tentulah ironis kalau orang muslim langsung menunjukkan wajah penuh amarah atau perilaku beringas, ketika ada pihak yang mencoba membuktikan Islam itu menganjurkan tindak kekerasan kepada umatnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *